Developer Stories Cara Membuat UI/UX Design Portfolio yang Menarik Perhatian Recruiter

Cara Membuat UI/UX Design Portfolio yang Menarik Perhatian Recruiter

Bidang UI/UX design terus berkembangan pesat dan memiliki banyak peluang. Dengan memiliki design portfolio yang kuat dan menarik, kamu punya banyak kesempatan memperoleh pekerjaan di industri ini. Kita  dapat pahami bahwa portfolio adalah kumpulan studi kasus yang menunjukkan proses kita dalam memecahkan masalah. 

Apa itu UI dan UX Design?

User Interface Design atau UI Design

Proses perancangan dalam membangun interface dalam software dengan fokus pada penampilan dan berpengaruh pada interaksi seseorang di layar digital, baik itu ponsel, tablet, atau komputer, melalui aplikasi atau situs web. Designer membuat UI design yang mudah digunakan dan berguna bagi user.

User Experience Design atau UX Design

Proses desain dalam membuat sebuah produk berdasarkan pengalaman yang berguna dan relevan bagi pengguna. Tahap ini melibatkan seluruh aspek desain agar memperoleh produk yang menarik dari sisi branding, tampilan, kegunaan, dan fungsi.

Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Membuat Design Portfolio

  • Tonjolkan bakatmu, misalnya dalam bidang UI, atau UX, Research, atau lainnya
  • Kalau kamu kurang bisa research, latih insting kepomu!

Kamu bisa mulai pakai metode seperti Competitor Benchmark atau Review Aplikasi Playstore. Dapat juga pelajari metode research lainnya seperti Usability Test, dimana kamu bisa evaluasi aplikasi yang sudah ada.

  • Kalau kamu kurang bisa UI, pelajari konsep visual desain!

Kamu bisa fokus di konsep user flow dan low-fidelity prototype. Kamu bisa minta tolong teman yang punya keahlian desain visual untuk membuat high-fidelity prototype atau pakai komponen UI kit yang bisa diunduh gratis.

Formula Membuat Portfolio 

Best practice apa saja yang perlu diperhatikan agar portfolio yang dibuat dapat dilirik oleh perusahaan? Mari pakai rumus GITS.SSD! Get It Smart & Simple. Solving Problem Storytelling Deliverables.

Get it smart and simple

Fokus pada highlight yang penting. Tidak perlu semua hal dimasukkan dalam portfolio. Kita dapat menyeimbangkan mana yang perlu ditampilkan dalam portfolio.

  • Pilih karya terbaikmu – Pilih beberapa karya terbaikmu.
  • Tonjolkan kelebihanmu – Lebih menunjukkan skill yang kamu bisa. Ceritakan skill kamu pada UI design, misalnya.
  • Portfolio itu bukan naskah – Recruiter biasanya hanya melihat portfolio secara garis besar.

    Subscribe now and stay updated!


    Solving problem

    Portfolio = Studi Kasus

    Studi Kasus = Proses Desain

    Proses Desain = Solving Problem

    Hal yang perlu diperhatikan seorang desainer adalah kualitas yang baik. Ini bukan cuma tentang visual yang menarik, tapi juga bisa menjelaskan setiap proses dalam memecahkan suatu masalah. Kamu juga harus fokus memahami masalah, kemudian melalui desain, kamu bisa memberikan solusi yang memudahkan pengguna saat memakai suatu produk. Good design menghasilkan good business. 

    Storytelling

    Menerapkan metode storytelling dalam portfolio dapat membuatmu menjadi kandidat yang jauh lebih berkesan bagi recruiter.

    Struktur Storytelling

    Deliverables

    Deliverables berupa dokumen yang berfungsi untuk memperlihatkan proses yang dilalui saat membuat portfolio.

    Deliverable untuk Design Portfolio

    Setelah kamu memahami bagaimana cara membuat portfolio UI/UX design, selanjutnya apa yang membuat portfolio kamu stand out? Creative, be yourself, and never surrender. Kamu mulai saja dulu buat portfolio dengan karya yang kamu punya. Jangan takut gagal. Gagal bukan berarti portfolio yang kamu punya jelek. Dari kegagalan itu kamu dapat mengetahui kekurangan apa yang harus kamu perbaiki untuk menjadi lebih baik lagi.

    Lebih lanjut tentang ini dibahas pada GITS Webinar: How to Build UI/UX Portfolio that Stand Out, bersama Nino dan Dio, desainer GITS.ID. Tayangan ulangnya dapat ditonton di:

    Untuk pendaftar GITS Webinar, file materi dapat diakses di bawah ini. Sila cek email-mu untuk mendapatkan password-nya.

    [passster password=”gits-port”]

    File materi:

    [/passster]


    Nino dan Dio adalah UI/UX Designer GITS.ID dan Novita adalah tim marketing GITS.ID.


    GITS.ID bekerja sama membantu banyak klien perusahaan mewujudkan visi mereka lewat aplikasi mobile, desktop, maupun website. Contoh-contohnya dapat diakses di halaman Insight ini.


    Perusahaan Anda membutuhkan desain maupun website dan mobile app custom? Silakan menggunakan jasa pembuatan website dari GITS.ID, yang telah bekerja sama dengan banyak klien, termasuk Danone.


    Mulai Transformasi Digital Perusahaan Anda lewat Mobile App, Website, dan Cloud Sekarang

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    More articles

    Latest article

    Creating Widget in iOS: Supporting Different Widget Sizes

    How to make app widgets in different sizes? With three different sizes available (small, medium, and large), widgets can display a wide...

    Cara Daftar Program dari Kampus Merdeka; Kerja Sama Kemendikbud, Google, GITS.ID, dan Lainnya

    Tahukah kamu Kemdikbud (Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan) telah meluncurkan program Kampus Merdeka? Nah untuk rekan-rekan mahasiswa yang belum tahu atau berminat mengikuti...

    GITS Tech Talks: Best Practice for Migrating from On-Premise to Google Cloud

    Are you missing an essential aspect of digital transformation? Organization often spend millions for IT infrastructure to keep confidentiality and data security...

    Perancangan dan Implementasi Data Warehouse Perusahaan

    Implementasi Data Warehouse - Sebuah perusahaan tentunya membutuhkan data secara khusus yang perlu dikelola dengan sistem dan pengaturan secara khusus pula. Data...

    Tentang Data Analytics Tools dan Penerapannya pada Bisnis Perusahaan

    Penjelasan Lengkap Data Analytics Tools Fungsi, dan Penerapannya – Dengan makin berkembangnya teknologi, tools dan perangkat yang lain...