AI: Musuh atau Teman bagi Desainer?

artificial intelligence for designer graphic ui ux

Di tengah maraknya penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam dunia desain dan melampaui semua tingkat kreativitas, banyak desainer yang sedikit khawatir dengan pekerjaan mereka. Mereka semua penasaran ingin tahu, “Akankah AI menggantikan desainer grafis dan UI/UX?” Atau “Akankah AI mengambil alih desainer?”. Tips dari Sandy Yudha (Design Lead di GITS.ID), sebagai desainer, mulailah menganggap AI itu sebagai trik sulap yang menjadi kekuatan desainer di dalam praktek desain sehari hari.

Kita ubah mindset kita dulu ya, AI ini teman atau musuh?

Pandangan AI sebagai Teman atau Musuh Desainer

AI bisa memiliki dua sisi. Menguntungkan atau malah menyerang. Teknologi ini bisa menjadi teman bagi kita, tetapi bisa juga menjadi musuh. Hal ini tergantung pada bagaimana kita memandangnya, bagaimana kita merespons, dan bersikap. Hal ini juga dirasakan oleh desainer.

AI bisa menjadi teman kalau kita:

  • Memanfaatkan AI melakukan tugas yang berulang, seperti mengubah ukuran gambar, mengatur file, atau membuat template, dengan menyediakan otomatisasi;
  • Alat yang didukung AI menawarkan para desainer keunggulan dalam desain dengan memberikan rekomendasi desain dan membantu mereka meningkatkan kreativitas mereka;
  • Memberikan feedback real-time kepada desainer tentang kombinasi dan pilihan desain mereka untuk membantu mereka mengulangi desain dengan lebih efisien dan efektif;
  • Alat analitik yang didukung AI memberi desainer wawasan tentang perilaku dan preferensi pengguna untuk membantu mereka menciptakan antarmuka yang lebih baik.

Bisa menjadi musuh kalau:

  • Karena AI biasanya mengotomatiskan banyak proses desain UI/UX, AI mungkin memerlukan pekerjaan desainer UI/UX dengan pengetahuan tingkat pemula (tapi itu masih jauh);
  • Terlalu mengandalkan AI juga tidak disarankan karena AI mungkin kurang memiliki sentimen manusia dan pemikiran kritis untuk memenuhi kebutuhan pengguna;
  • Karena AI terlalu bergantung pada data, AI mungkin mengabaikan aspek subjektif dan kualitatif dari desain;
  • Ketergantungan pada algoritma dan kumpulan data tertentu mungkin membatasi hal ini pada bias tertentu.

Cara Memanfaatkan AI untuk Designer

Jadi terlepas dari posisi AI itu teman atau musuh bagi para desainer, tergantung bagaimana sikap kita terhadap AI tersebut. Sudah banyak juga desainer ternama yang menggunakan AI pada pekerjaan mereka tanpa mengurangi kreativitasnya. Dan yang paling menarik adalah bagaimana cara mereka untuk memanfaatkan AI pada pekerjaan yang sifatnya mungkin sepele, tapi bisa berdampak besar ketika digunakan. Lalu, bagaimana cara memanfaatkan AI oleh Sandy?

Memasukkan Empati dalam Desain

Khususnya di dunia UX dari desain menunjukkan empati terhadap emosi manusia dan mempertahankannya lebih lama di aplikasi Anda. Sayangnya, banyak bisnis yang gagal memahami atau meremehkan efektivitas desain.

Otomatisasi Untuk Peningkatan Efisiensi

Berkat otomatisasi bertenaga AI untuk desain, desainer juga dapat mengotomatiskan proses dokumentasi desain dan tugas-tugas membosankan lainnya yang memakan waktu. Semua ini membantu mereka meningkatkan efisiensi kerja desain.

Pengambilan Keputusan dan Personalisasi Desain Berbasis Data

Seluruh dunia internet diatur oleh data. Setiap tahun, bulan, hari, dan detik, banyak sekali data yang dihasilkan. Jadi, yang terpenting adalah data untuk mengembangkan keterampilan pengambilan keputusan.

Namun, bagaimana desainer UI/UX dapat memanfaatkan data? Dengan mempelajari perilaku pengguna melalui analisis berbasis AI.

Desain Generatif untuk Bantuan dan Inspirasi Desain

Bagaimana Canva dan PowerPoint membantu kami memberikan saran berdasarkan topik yang kami pilih untuk bagian desain berikutnya. Yang harus kita lakukan hanyalah menyebutkan parameter yang ingin kita tambahkan ke desain kita, dan itu akan memberi kita banyak saran desain kreatif – seperti halnya PowerPoint.

Arsitektur Informasi (IA)

Melihat dampak mendasar dari arsitektur informasi (IA), desainer dapat memanfaatkan model AI untuk menerapkan pendekatan desain yang berpusat pada pengguna untuk mengambil data, mengidentifikasi pola, dan banyak lagi untuk menciptakan IA yang menakjubkan secara visual, mudah dinavigasi, dan efektif secara logis.

Pembuatan Prototipe dan Iterasi Cepat

Desainer dapat mempercepat proses ide desain awal mereka, membuat karya desain mentah, dan memberikannya kepada AI untuk mendapatkan ide guna mengulang dan menyelesaikan desain, sehingga menghemat banyak waktu dan tenaga.

Kembangan Bisnis Anda dengan Tim Expert AI

Desainer tim GITS.ID telah menyesuaikan diri dan memanfaatkan AI pada keseharian, tanpa kehilangan kreativitas pribadi dan nilai penting klien yang perlu ditonjolkan. Tak hanya desainer, tim GITS.ID lain juga siap menawarkan solusi yang membantu perusahaan Anda dalam memanfaatkan AI untuk meningkatkan produktivitas, kreativitas, efisiensi, dan hasil akhir yang next level. 

Mari bersama-sama mengubah landscape desain dengan AI dan membawa company atau brand Anda melakukan inovasi dan menuju ke tahap yang terdepan!

Notes: Artikel ini disadur dari Sandy Yudha, Design Lead di GITS.ID.

CONTACT US

Do you have a new project?

Come tell us what you need! Fill out this form and our solution team will response to your email by maximum of 1×24 workday.

Indonesia

Head Office

Summarecon Bandung, Jl. Magna Timur No.106, Bandung, 40296

Whatsapp (chat only)

0812-4589-1200

North America

Branch Office

166 Geary Str STE 1500 #1368, San Francisco, CA 94108, United States