Business Bagaimana Melakukan Transformasi Digital dengan Lebih Cepat sebagai Respons terhadap COVID-19

Bagaimana Melakukan Transformasi Digital dengan Lebih Cepat sebagai Respons terhadap COVID-19

Indonesia telah melewati beberapa krisis sebelum COVID-19 melanda. Salah satunya krisis keuangan global (Global Financial Crisis/GFC) 2008-2009. Pada 2009, pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat 4,63%, terendah sejak 2002. Pada masa itu perekonomian Indonesia mengalami tekanan yang cukup berat. Transformasi digital juga diusahakan, tapi kini semakin mendesak.

Mengapa COVID-19 dikatakan begitu parah efeknya sampai-sampai berisiko membuat ekonomi Indonesia tumbuh negatif? Saat GFC, konsumsi rumah tangga masih bisa tumbuh 4,9%. Masyarakat masih bisa berbelanja, apalagi pemerintah kala itu memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT). 

Pada masa sekarang, masyarakat sulit untuk berbelanja. Pemerintah menganjurkan masyarakat untuk tetap di rumah. Tidak keluar rumah kecuali untuk kepentingan yang sangat darurat. Kalaupun keluar rumah, tentu ada rasa khawatir tertular virus Corona.

Baca juga: Seperti Apa Inovasi Mobile Application dan Digital Transformation Lain oleh Perusahaan Farmasi dan FMCG

Dampak COVID-19 yang dirasakan pada sektor bisnis, yakni adanya perubahan revenue; perubahan target dan skala prioritas; cara baru bekerja dari rumah; optimalisasi budget pengeluaran; dan kebutuhan kanal baru dalam mendukung kegiatan bisnis. 

Sementara itu, dampaknya pada sektor IT adalah dituntut harus lebih efisien dan tetap menunjang keberlangsungan sektor bisnis. Hal ini lewat meningkatkan inovasi digital dan memastikan IT pipeline selaras dengan prioritas bisnis.

Dari semua tekanan yang diakibatkan oleh pandemi COVID-19, ada peristiwa besar yang paling asimetris yang belum pernah kita lihat sebelumnya, yakni percepatan evolusi bisnis lewat digital.

COVID-19 memang berbahaya, tetapi ada peluang-peluang yang dapat diulik dengan adanya peningkatan pengguna platform digital, transformasi bisnis digital, dan kebutuhan data dan analisis yang lebih matang.

Di sini, kita akan membahas:

  1. Apa Saja yang Dapat Dilakukan oleh Bagian IT Perusahaan Anda dalam Situasi COVID-19 (termasuk transformasi digital)
  2. Tayangan Ulang How to Accelerate Your Digital Transformation in Respond to COVID-19

Baca juga: How Digital Transformation Becomes What Business Has to Do in This COVID-19 Pandemic

Apa Saja yang Dapat Dilakukan oleh Bagian IT di Perusahaan Anda dalam Situasi COVID-19 (termasuk transformasi digital)

1. Respond (Menopang keberlangsungan sektor bisnis)

  • Menjaga emosional agar tetap baik
    • Menunjukkan rasa empati
    • Membuat komunikasi lebih intens
    • Mendukung adanya transisi cara bekerja yang baru
  • Mengurangi risiko bisnis
    • Mengatur kembali investasi untuk teknologi
    • Melihat skala prioritas
    • Fokus pada hasil
  • Meminimalisir dampak pada operasional
    • Mendukung cara bekerja dari rumah (work from home)
    • Fokus pada tujuan dan hasil pekerjaan
    • Menguatkan perencanaan awal 

2. Recover (Optimalisasi nilai, risiko, dan budget)

  • Menguatkan keterampilan 
    • Meningkatkan keterampilan tim
    • Memberdayakan tim
    • Melakukan inisiatif berdasarkan data
  • Mempersiapkan board-level security
    • Mempertajam DR/BCP story
    • Membuat opsi cost agility
    • Melaporkan dengan sebenarnya pada hal teknis
  • Normalisasi Remote Work
    • Mempertahankan produktivitas karyawan
    • Meningkatkan IT operasional
    • Adaptasi I&T pada cara bekerja baru

3. Renew (Memanfaatkan pembelajaran dan menemukan peluang)

  • Pengembangan digital menggunakan metode agile
    • Membangun sebuah mindset produk manajemen
    • Menyediakan platform self-service
    • Mendukung tempat bekerja yang tidak terbatas
  • Menyediakan infrastruktur dan inovasi
    • Sejalan dengan business leaders yang lain
    • Menangkap peluang bisnis
    • Mengukur I&O business impact
  • Menyiapkan distribusi I&O 
    • Menggunakan multi-cloud & edge architectures
    • Memungkinkan cloud-native infrastructure
    • Mengukur dengan skala AIops dan Automation.

Transformasi bisnis digital memerlukan kepercayaan, mindset, dan peran dari pemimpin dan karyawan yang tidak terbatas pada bidang IT saja. Kecepatan dalam transformasi digital dapat meningkatkan pendapatan bisnis.

Skala prioritas dalam transformasi digital bisa dilihat dari value dan kemungkinan risiko yang akan dihadapi. Dengan adanya pandemi ini, setiap lini dituntut mesti jeli dalam membuat transformasi dan pastinya harus berdasarkan data.

Tayangan Ulang How to Accelerate Your Digital Transformation in Respond to COVID-19

Itu dia sedikit bahasan tentang bagaimana mempercepat transformasi digital di perusahaan Anda. Pada GITS Expert Talks bersama IT Director Prodia, bapak Andri Hidayat, dibahas lebih banyak lagi tentang hal tersebut. Mari, tonton tayangan ulangnya di

Untuk pendaftar GITS Expert Talks, file materi dapat diakses di bawah ini. Sila cek email Anda untuk mendapatkan password-nya.

Protected Area

This content is password-protected. Please verify with a password to unlock the content.


Andri Hidayat adalah Diagnostics Service & IT Director di Prodia Widyahusada.

Novita adalah bagian tim Marketing GITS Indonesia.


GITS Indonesia menyediakan solusi IT untuk perusahaan-perusahaan. Klien kami di antaranya, yakni Danone; Toyota; dan Jasa Raharja. Bahasan contoh proyek kami dapat dilihat di halaman Insight ini.


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

More articles

Latest article

Implementasi REST API di iOS Development menggunakan Alamofire dan SwiftyJSON

iOS Development – Tentang REST API Bagi seorang developer, mungkin sudah tidak asing lagi...

GITS Expert Talks: Guide to Building a Learning Organization

In 1995, Peter Senge coined the term of a Learning Organization. He defines it as a company that facilitates learning of its...

GITS Webinar: How to Build UI UX Portfolio that Stand Out

Apa saja yang harus disiapkan UI/UX designer dalam membuat portfolio? Setelah kamu membuat UI design, lalu bagaimana cara mendokumentasikan...

12 Pelajaran dalam GITS 12 Tahun

GITS genap berumur 12 tahun pada 13 September ini. Ini juga tandanya saya sudah 2 tahun lebih 1...

Customer Loyalty Program yang Cocok untuk Masa Pandemi COVID-19

Customer loyalty program atau program loyalitas kepada pelanggan adalah tentang bagaimana menghargai pelanggan. Kemudian, pada akhirnya, pelanggan yang...