Terkadang, kita, web developers; Android developer Indonesia; iOS developer Indonesia; maupun lainnya, terjebak dalam pemikiran bahwa perlu memiliki segudang pengalaman untuk bisa masuk sebuah organisasi atau komunitas. Apalagi komunitas yang memiliki nama besar seperti Google. Hal ini cenderung membuat kebanyakan orang enggan untuk mencoba bergabung.

Namun, Ine, developer perempuan yang saat ini menjadi salah satu product owner di GITS Indonesia, tidak mau terjebak dalam pemikiran pragmatis. Menurutnya, mencoba dan mempelajari hal baru menjadi sebuah tantangan.

“Ada nilai lebih ketika seseorang mulai mempelajari hal baru, yakni memperkaya pengalaman.”

Bagi sebagian orang mungkin sulit memiliki mental yang kuat dan kepercayaan diri. Namun, buah dari keyakinan pada diri sendiri, akan menghasilkan nilai baik dan membuka peluang. Ini mengantarkan Ine bergabung menjadi koordinator GDG Cloud Bandung.

 

Baca juga: Tips dari Google: Cara Memilih Digital Agency IT Consultant yang Tepat untuk Mobile Application Development

 

Tentang GDG Cloud Bandung (Google Developer Group)

GDG Cloud Bandung adalah sebuah komunitas developer yang di-support oleh Google dan setiap anggota memiliki kesamaan minat dalam mempelajari hal-hal baru terkait Cloud Technology dan Machine Learning.

Perempuan kelahiran Bandung, 24 November 1993 ini, menceritakan saat menjalani tes dengan tim GDG. Tidak ada hal yang dirasa sulit. Diawali dengan mengisi formulir data pribadi kemudian interview tentang pengalaman berorganisasi beserta tugasnya. Tidak ada juga tes coding.

“Awalnya sering ikutan event GDG, kemudian ada opportunity buat jadi salah satu co-organizer untuk chapter GDG yang baru yaitu GDG Cloud Bandung yang saat itu sedang mencari anggota perempuan. Saya coba apply walaupun sedikit ragu jika ditolak. Tapi, ternyata lolos sampai tahap interview dan official menjadi co-organizer.”

GDG Cloud Bandung memiliki agenda kegiatan setiap quarter di bawah naungan community manager Google. Seperti salah satu agendanya adalah International Women’s Day. Target peserta kegiatan ini yaitu developer baru sampai profesional. Co-organizer juga dapat berkontribusi memberikan usulan tema kegiatan di luar agenda community manager. 

Tips jika tertarik bergabung menjadi co-organizer GDG Cloud Bandung adalah percaya diri, rajin mengikuti kegiatan komunitas atau aktif di organisasi, memiliki skill komunikasi dan berbahasa Inggris yang baik, serta pembawaan yang luwes untuk menjalin networking.”

Ine yakin setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk bergabung di komunitas ini. Kembali kepada masing-masing orang kapan ingin mengeksplor diri dan memulainya.

 

Baca juga: Google Cloud Platform, Apa Kegunaannya untuk Bisnis Perusahaan? GITS Indonesia sebagai Google Cloud Partner Siap Membantu

 


Novita adalah bagian dari tim Marketing di GITS Indonesia.


 

Untuk menjadi developer yang baik, tentu dibutuhkan skill coding. Namun, ada lagi selain itu. Ketahui di halaman Insight ini.