Business Jangan Kalah dari Developer Mobile App, Menaklukkan Fungsi HR Menggunakan Teknologi

Jangan Kalah dari Developer Mobile App, Menaklukkan Fungsi HR Menggunakan Teknologi

HR atau Human Resource merupakan salah satu departemen yang hampir selalu ada di setiap perusahaan. HR memiliki peran dan fungsi dalam pengembangan Sumber Daya Manusia. Dalam pekerjaan, kita harus selalu siap atas segala risiko maupun konsekuensi yang akan didapatkan saat memutuskan sesuatu. Begitu pun di dunia HR.

Tidak pernah terbayang sebelumnya saya mengambil peran dalam bidang ini. Belum banyak pengalaman bukan berarti tidak bisa belajar, kan? Hal itulah yang tidak membuat saya surut untuk berkarir di dunia Human Resources karena setiap pekerjaan adalah tantangan dan setiap tantangan akan membawa kita pada kesuksesan. Dan kini, saya menjadi HR di tengah teman-teman developer mobile app.

Baca juga: What Jasa Raharja Says About Having A Mobile Application Development with Us

Saya pernah mengikuti bootcamp bertema “The Future of Human Resources in Disruptive World”. Pada bootcamp ini, dibahas bagaimana fungsi HR harus terus berjalan beriringan dengan zaman yang semakin canggih. Saya bertemu dan berbagi pengalaman dengan pembicara luar biasa seperti Dudi Arisandi — Chief People Officer Tiket.com, Wisnoe Satrijono — Executive Vice President Change Management Office PT PLN (Persero), Hery Kustanto — HR Director Net TV, memberi saya pengalaman berharga dan ilmu yang tak ternilai.

Menurut Dudi, menjadi digital hanya soal mindset.

Karena, dunia selalu berubah setiap waktu (hari, jam, menit, bahkan detik). Apakah kalian tahu, apa yang terjadi dengan internet setiap 60 detik? Inilah yang terjadi dalam 60 detik berdasarkan data penggunaan aplikasi.

internet things activities in digital

Sumber: Data pengguna tahun 2014–2018 (oleh Dudi Arisandi)

Apa yang terjadi di sana?

Teori Maslow’s menyebutkan bahwa piramida kebutuhan dilihat dari puncak segitiga adalah Self-Actuation, Esteem, Social Needs, Safety & Security, lalu Wi-fi, dan Battery. Di dua piramida terakhir, bisa kita katakan juga

basically, for human in this era, likes matter more!

Like dan share menjadi lebih penting dan membuat seseorang mendapatkan feedback dari apa yang mereka tampilkan. Dapat dilihat bahwa era digital ini memberikan pengaruh dalam perubahan/transformasi. Padahal, 15 tahun ke belakang, aplikasi di atas bahkan tidak seeksis saat ini.

Apa itu Transformasi HR Digital

Berikut adalah poin-poin penjelasan apa itu transformasi HR digital

  • transformasi HR digital adalah proses perubahan prosedur operasional di HR menjadi otomatis dan berbasis data
  • ini mengenai tim HR menerima tantangan ganda, yaitu mentransformasikan operasional SDM di satu sisi dan mengubah tenaga kerja melalui cara kerja lain (Tren Sumber Daya Manusia Deloitte 2017)
  • jadi, alih-alih transformasi HR digital menjadi persoalan pada SDM, justru bagaimana metamorfosis ini melibatkan organisasi secara keseluruhan.

Baca juga: How to be Ready for Post-Pandemic Normal with Digital Transformation

Bagaimana Transformasi dari Tradisional menjadi HR Digital

digital transformation human resource menjadi hr digital

Sumber: Slide Dudi Arisandi

Transformasi digital itu bukan tugas HR, tapi tugas organisasi, dan digitalisasi itu hanya soal pola pikir.

Seorang HR officer maupun seseorang yang bekerja di bidang HR harus bisa menjadi seorang intrapreneur yang memiliki pola pikir digital untuk dapat berkembang di era digital ini. Sebenarnya terdapat persamaan antara intrapreneur dan entrepreneur, yaitu sama-sama kreatif dan inovatif, gigih, disiplin, termotivasi, berinisiatif, menginspirasi, bersemangat, dan penuh energi.

Jadilah intrapreneur HR untuk membuat ekosistem kerja yang dinamis dan menginspirasi orang lain untuk mencapai tujuan mereka.

Menjadi seorang HR harus berani melangkah maju ke masa depan yang baru, artinya

  • dari menggunakan digital ke menjadi digital
  • dari berorientasi pada solusi sepihak menjadi keputusan bersama
  • dari perintah dan pengendalian menjadi memberikan kepercayaan dan keluwesan untuk berinovasi
  • dari sistem yang terintegrasi menjadi platform terpusat.

Kita dapat membuat sistem HR dengan sistem yang sudah ada maupun ide baru. Jangan sampai ada tagline ‘semua akan resign pada waktunya’. Saatnya mengubah pola pikir. Fungsi HR akan berjalan baik ketika didukung fungsi organisasi dan seluruh SDM yang ada di perusahaan. Menurut saya, HR itu bukan tentang posisi/profesi melainkan sikap dan tanggung jawab yang kita hadapi dalam menjalankan fungsi.

Bagaimana pandangan kalian tentang dunia HR?

Sekian bahasan mengenai HR digital; menaklukkan fungsi HR dengan teknologi.

  • Apa itu transformasi digital
  • Bagaimana transformasi dari tradisional menjadi HR digital

Nantikan bahasan selanjutnya tentang peran HR sebagai jembatan bagi kesenjangan generasi (Boomers, Xers, Milennial).

Referensi

Slide Dudi Arisandi — Chief People Officer Tiket.com (Building Digital Mindset for HR Leader)


Yuliana adalah bagian dari Human Resource Department di GITS Indonesia.


GITS Indonesia telah bekerja sama dengan berbagai klien. Salah satunya adalah bersama Toyota, membuat aplikasi internal perusahaan yang mencakup kebutuhan HRD. Lebih lengkap tentang aplikasi ini dapat diakses di sini.


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

More articles

Latest article

Implementasi REST API di iOS Development menggunakan Alamofire dan SwiftyJSON

iOS Development – Tentang REST API Bagi seorang developer, mungkin sudah tidak asing lagi...

GITS Expert Talks: Guide to Building a Learning Organization

In 1995, Peter Senge coined the term of a Learning Organization. He defines it as a company that facilitates learning of its...

GITS Webinar: How to Build UI UX Portfolio that Stand Out

Apa saja yang harus disiapkan UI/UX designer dalam membuat portfolio? Setelah kamu membuat UI design, lalu bagaimana cara mendokumentasikan...

12 Pelajaran dalam GITS 12 Tahun

GITS genap berumur 12 tahun pada 13 September ini. Ini juga tandanya saya sudah 2 tahun lebih 1...

Customer Loyalty Program yang Cocok untuk Masa Pandemi COVID-19

Customer loyalty program atau program loyalitas kepada pelanggan adalah tentang bagaimana menghargai pelanggan. Kemudian, pada akhirnya, pelanggan yang...