Business 8 Cara Ampuh Memaksimalkan Potensi Work from Home

8 Cara Ampuh Memaksimalkan Potensi Work from Home

Bagi mobile developer Indonesia (Android developer, iOS developer, Flutter developer Indonesia, serta lainnya) yang sehari-hari bekerja membuat aplikasi mobile, juga pekerja marketing, human resource, dan lainnya, bekerja work from home menjadi tantangan tersendiri.

Banyak jalan untuk menggapai dan mempertahankan produktivitas dalam bekerja bahkan pada situasi sulit seperti ini. Anggota tim GITS Indonesia (mobile developer dan seluruh tim dari divisi lainnya pula) mencoba environment setup mulai dari mengatur ruang kerja yang nyaman, memberi tahu dan bekerja sama kepada anggota keluarga perihal jam kerja di rumah, mengganti pakaian saat mulai memasuki jam kerja, bahkan memasang timer yang menandai waktu ibadah; istirahat; makan; olahraga; dan waktu untuk bersama keluarga.
Kerja sama dengan anggota keluarga adalah hal penting pada periode WFH agar tercipta situasi yang kondusif. Lebih dalam lagi, apa saja yang perlu dilakukan agar work from home bisa dimaksimalkan potensinya?

 

Komitmen dan Disiplin

Untuk development tracking di mobile application development dan pembangunan lainnya, GITS Indonesia menggunakan GitLab. Dua aksi di GitLab kami jadikan acuan tracking, yakni commit dan push.

  • Dari data pada bulan Februari 2020 dan awal Maret 2020 (sebelum WFH), dibandingkan ketika sedang WFH, data kumulatif pada bulan Maret akhir malah menunjukkan lebih banyak push yang dimulai pada pukul 08.00, sesuai jam mulai kerja bagi kebanyakan developer GITS Indonesia
  • Hal positif juga ditunjukkan dari tracking log time hour atau waktu yang digunakan tim untuk bekerja. Developer GITS Indonesia menjadi lebih produktif. Bahkan, pada akhir pekan banyak dari anggota tim yang masih bekerja. Keadaan saat ini yang mengharuskan untuk di rumah saja, dimanfaatkan oleh anggota tim developer GITS Indonesia untuk mengerjakan proyek di waktu senggangnya.

 

Rasa Percaya dan Koordinasi

Saat ini adalah masa yang sangat berat bagi semua orang. Kita perlu saling percaya terhadap anggota tim. Membangun kepercayaan bahwa mereka akan melakukan yang terbaik, akan memberikan energi positif pula hingga membuat situasi kerja lebih nyaman. Mengaktifkan kamera saat video conference juga dapat memberikan rasa percaya dan menunjukkan sikap menghargai kepada lawan bicara.
Di lain sisi, melakukan koordinasi di rasa lebih sulit, tetapi dapat menyenangkan bila semua anggota tim memiliki pandangan yang sama, ekspektasi yang jelas, dan membangun lebih banyak komunikasi. Kini, menjadi hal baru yang normal bila anggota tim lain setiap jam menanyakan perkembangan pekerjaan. Misalnya, terkait sudah sejauh apa pengembangan mobile aplikasi yang dilakukan, atau pun hal-hal lain. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi miskomunikasi maupun overlapping pekerjaan antara mobile developer GITS Indonesia juga anggota tim divisi lainnya.

 

Tetap Melakukan Meeting dan Workshop

Banyak hal yang telah menjadi kebiasaan mobile developer dan anggota divisi lain, seperti meeting tatap muka, menjelaskan banyak hal secara langsung, dan menempelkan sticky note saat workshop bersama klien atau anggota tim.
Kondisi berubah dan membuat kebiasaan mobile developer dan anggota divisi lain beralih ke visual collaboration, seperti Miro, Google Hangout, dan sebagainya. Keadaan membuat setiap diri kita dituntut kreatif agar dapat bertahan dan bisnis tetap berjalan agar roda ekonomi terus berputar.

 

Selesaikan Semua Hal

Selama periode WFH, banyak kegiatan yang harus dilakukan di luar pekerjaan kantor. Bila tinggal bersama keluarga, kita juga akan mengerjakan pekerjaan rumah tangga. Bagi yang memiliki anak juga harus mendampingi tugas sekolah anak. Semua hal tersebut harus selesai dikerjakan. Lantas, bagaimana caranya? Intinya, bagi waktu dan maksimalkan tools yang ada.
Terkadang, kita tidak selalu mendapatkan kondisi ideal saat sedang berkoordinasi dengan rekan kerja; asynchronous over synchronous. Kita tidak dapat mengetahui persis keadaan anggota tim kita yang lain. Bisa jadi, saat kita butuh respons cepat, rekan kita sulit dihubungi. Maka dari itu, kita perlu mendokumentasikan apapun dan membagikannya kepada anggota tim lain. Untuk yang developer, dapat menggunakan GitHub, GitLab untuk project management, Gmail, Google Calender, Hangout, Classroom, dan lain-lain.

 

Pelajari Hal Baru

Banyak program belajar gratis yang diluncurkan oleh perusahaan swasta sebagai sarana belajar. Misalnya, ada Eudeka, Coursera, SMKDev, dan Dicoding. Pemerintah juga bekerja sama dengan instansi lain dan mengeluarkan kartu Prakerja dalam mendukung meningkatkan keahlian bagi masyarakat. Tim GITS Indonesia dan Eudeka juga ada yang menjadi pengajar di program Prakerja.

 

Ikut Program Relawan

Ini juga waktu yang tepat bagi kita, apapun profesinya, untuk turun tangan, memanfaatkan keahlian dan membantu sesame. Kita bisa bergabung di berbagai komunitas seperti Kawal COVID-19, hasil kolaborasi mobile developer dan pihak lainnya. Atau, bisa juga membantu Pusat Informasi & Koordinasi COVID-19 Jawa Barat, World Health Organization, dan lainnya.

 

Kembali Terhubung Saat Merasa Terputus

Jangan ragu untuk melakukan hal positif yang menyenangkan. Lakukanlah kegiatan di samping pekerjaan kantor, seperti bernyanyi; berolahraga; memasak; bahkan mengobrol di group chat tempat orang yang memiliki kesenangan yang sama. Hal-hal tersebut dapat membuat mood jadi lebih baik dan me-recharge energi ketika akan kembali WFH.

 

Membuat Diri Terbiasa

Kita tidak tahu kapan pandemi ini berakhir. Oleh sebab itu, kita harus beradaptasi dengan keadaan, menambah skill, membuat berbagai rencana, dan membantu memajukan perusahaan agar kita dapat bertahan hidup. Sekarang, transformasi digital jadi dipercepat. Maka, manfaatkanlah teknologi. Lakukan hal baik yang menunjang kebiasaan produktif.

 

Itu adalah 8 cara ampuh untuk memaksimalkan potensi work from home yang kita lakukan. Kita semua, baik mobile developer Android; iOS; Flutter, dan anggota divisi lainnya, perlu membiasakan diri dengan WFH dan tetap produktif, bahkan mungkin lebih produktif lagi.

 


Ibnu Sina Wardy adalah Co-founder dan Chairman GITS Indonesia

Ray Rizaldy adalah Co-founder dan CEO GITS Indonesia

Novita Dewi adalah bagian dari GITS Indonesia di Marketing & Communication.


 

Pada kondisi ini, kita harus tetap semangat dan bersinergi mengerjakan apa yang membuat bisnis perusahaan terus maju. Untuk mobile developer Indonesia, salah satunya adalah tetap merilis mobile aplikasi bersama klien, salah satunya yang seperti ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

More articles

Latest article

GITS Webinar: Adopting DevOps as Culture

GITS Webinar hadir kembali! Kali ini, kita akan membahas tentang DevOps. DevOps bisa dibilang sebagai culture suatu company dalam...

Sales dan Marketing Budgeting untuk 2021

Dalam menjalankan bisnis perusahaan, membuat sales budgeting dan marketing budgeting adalah hal penting. Ini untuk merencanakan dan mengelola kinerja keuangan dengan ketat....

Menciptakan Organisasi Pembelajaran/Learning Organization, juga bagi Digital Agency Jakarta

Dalam sebuah perusahaan, juga digital agency Jakarta misalnya, kedinamisan adalah hal yang mutlak. Setiap orang yang ada di dalamnya memiliki perbedaan latar...

Software Developer Indonesia, Ini Cara Pakai Open XML di .NET Core

Bagi software developer Indonesia, saat ini, banyak aplikasi yang menerapkan office tools untuk membantu pengerjaan dokumen, presentasi, maupun spreadsheet. Office tools ini...

Cara Membuat UI/UX Design Portfolio yang Menarik Perhatian Recruiter

Bidang UI/UX design terus berkembangan pesat dan memiliki banyak peluang. Dengan memiliki design portfolio yang kuat dan menarik, kamu punya banyak kesempatan...